BUNGA
Malam ini aku lihat setangkai bunga.
Memaksa 'ingin' untuk tidak memilih ia. Menahan 'diri' untuk tidak menggenggamnya. Berapa kali mata ini aku nasihati untuk tidak melihatnya? Tak ku ingat. Berapa kali langkah ini aku bimbing untuk tidak mendekatinya? Tak ku ungkit.
Aku ingin berlarian sunyi. Memotong jalan. Walaupun deras hujan, aku menikmati. Seakan semua harus aku sebut rahmat kalau tentang menjauh darinya. Aku erat dengan takut jikalau nanti bunga itu layu. Aku akrab dengan khawatir ketika itu dan ini.
Biarlah bunga itu harum di tempat ia tumbuh.
Biarlah bunga itu menawan di mana ia mau.
Biarlah bunga itu tenang dan tidak layu.
Aku sudah mulai sejak dulu. Tentang pembiasaan yang mungkin sedikit menyedihkan. Namun, aku yakin kelak akan menyenangkan.
(Bogor, 20 Februari 2021)
Komentar
Posting Komentar